Pengunjung sedang Online

Selamat Idul Fithri 1437 H

admin situs penulislepas.netSetelah senja akhir Ramadhan tiba, dimana matahari tenggelam di di kaki bumi bagian barat, serentak suara takbir menggema di mana-mana semalam suntuk hingga pagi tiba, dari pelosok desa hingga ke seluruh penjuru kota pertanda bahwa lebaran telah tiba

Rasa suka cita, haru dan sedih bercampur aduk bergemuruh menjadi satu dalam kalbu, seiring datangnya syawal tanggal satu. Suka cita untuk merayakan kemenangan, yakni kemenangan dalam jihad al-nafs (jihad mengendalikan nafsu) untuk memerdekakan diri dari penjajahan nafsu birahi, perut, serakah dan sederet nafsu angkara murka lainnya. Kemenangan ini merupakan tonggak awal untuk dijadikan sebagai teladan hidup selanjutnya.

Setelah genap bilangan puasa kita maka dianjurkan mengangungkan asma Allah ta’ala, sebagai rasa syukur atas pertolongan dan petunjuknya, sebagaimana petikan dari firman Allah swt. “Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur” Momentum tersebut dianjurkan untuk dihiasi dengan takbir, sebagaimana sabda suci dari Nabi, saw. “Hiasilah hari rayamu dengan takbir.”

Atas dasar itulah kita bergembir bukan gembira melepas ramadhan yang sejatinya selalu dinanti kehadirannya. Dengan takbir itu pula. Sebagai simbol ungkapan rasa lemah dan ketidak berdayaan dihadapan Allah ta’ala. Dibalik gema takbir, ada hati berbalut rasa sedih, karena hadirnya bulan ramadhan tahun ini, seolah-olah berjalan begitu cepat, seolah-olah sholat tarawih baru saja mulai, sajadah itikaf baru saja di gelar, namun Ramadhan telah usai dan pergi....
Untuk membaca kelanjutannya silahkan download melalui link donasi di bawah ini:


Silahkan Piih Donasi Anda



Kami juga memberikan gratis tulisan I’Jaz ‘adadi, Silahkan dowload di sini

0 Response to "Selamat Idul Fithri 1437 H"

Posting Komentar